MIO Garut Gelar Bakti Sosial Perdana dan Bimtek Jurnalistik di Samarang
Garut – Penasakti.com // Pengurus Daerah Media Independen Online (PD MIO) Indonesia Kabupaten Garut menggelar aksi bakti sosial perdana sekaligus Bimbingan Teknis (Bimtek) Jurnalistik di halaman Kantor Kecamatan Samarang, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal kepengurusan baru MIO Garut dalam merealisasikan program kepedulian sosial dan peningkatan kapasitas media.

Acara bertema “Mengabdi untuk Negeri, Peduli untuk Sesama” ini dihadiri oleh jajaran forkopimcam, perwakilan Pemerintah Kabupaten Garut, organisasi mitra, serta masyarakat setempat.
Dalam aksi sosial tersebut, MIO Garut memfasilitasi sejumlah layanan gratis bagi warga. Di antaranya adalah donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten Garut, pemeriksaan kesehatan gratis bersama UPT Puskesmas Samarang, serta penyaluran paket sembako untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
Ketua PD MIO Indonesia Kabupaten Garut, Rusmana, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan program kerja pertama sejak dirinya terpilih memimpin organisasi pada Februari 2025 lalu.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Garut, Kecamatan Samarang, PMI, Puskesmas, serta para sponsor seperti Joglo Abah dan PT Rafles Pacific Harvest. Sinergi ini menjadi motivasi kami untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Rusmana.
Selain aksi sosial, MIO Garut juga membekali para anggotanya melalui Bimtek Jurnalistik bertajuk “Literasi Digital dalam Rangka Peningkatan Kapasitas SDM Jurnalis sebagai Bagian dari Pilar Ke-4 Demokrasi”.
Melalui tema ini, pers diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal dan mempublikasikan pembangunan daerah secara objektif.
Hadir sebagai undangan dalam bimtek tersebut antara lain Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Garut, Camat Samarang, Kapolsek Samarang, perwakilan Danramil, serta perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Garut.
Melalui integrasi kegiatan sosial dan edukasi ini, PD MIO Garut berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi wartawan di era digital sekaligus menjaga fungsi kontrol sosial secara profesional dan berkelanjutan.
( Penulis: Dewi Suparyani )
