Garut – Penasakti.com // Kawasan objek wisata Situ Bagendit yang berlokasi di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dipadati oleh ribuan masyarakat dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H pada Minggu ( 21/06/2026 ).

Kegiatan religi yang diinisiasi oleh Pesantren Khoerul Huda ini berjalan dengan khidmat dan membawa suasana damai di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Garut tersebut.

Kepala UPT Situ Bagendit Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud ) Kabupaten Garut, Wawan Kulnaidin, mengatakan bahwa jalannya acara ini berlangsung sangat meriah dan tertib.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, perayaan hari besar Islam ini menarik antusiasme massa dalam jumlah yang sangat masif.
”Kegiatan peringatan tahun baru islam 1448 H ini diikuti sebanyak 1725 orang, sebelumnya melakukan pawai akbar dari Pasantren Hoerul Huda, ujar Wawan Kulnaidin Kepada Penasakti.com.
Kehadiran ribuan jamaah dari Pesantren Khoerul Huda dan masyarakat umum ini mendapatkan respons serta tanggapan positif dari berbagai pihak, khususnya pengelola kawasan wisata.
Wawan Kulnaidin menekankan, kegiatan ini membuktikan bahwa destinasi wisata alam seperti Situ Bagendit sangat adaptif dan representatif untuk menggelar kegiatan berskala besar, termasuk wisata religi.
Menurutnya, kegiatan ini membawa dampak multi efek yang sangat baik bagi ekosistem pariwisata di Kabupaten Garut, di antaranya sebagai sarana promosi destinasi untuk mengenalkan wajah baru Situ Bagendit kepada khalayak luas sebagai tempat yang nyaman untuk wisata keluarga maupun kegiatan komunitas.
Selain itu, kegiatan di komplek wisata Situ Bagendit ini sekaligus diharap mampu mengangkat ekonomi lokal, meningkatkan volume kunjungan yang langsung berdampak positif pada pendapatan para pelaku UMKM dan pedagang lokal di sekitar area wisata.
Kepala UPT Situ Bagendit Wawan Kulnaidin juga berharap, kegiatan tersebut dapat membuka peluang pengembangan paket wisata religi yang mengombinasikan keindahan alam Situ Bagendit dengan kegiatan spiritual yang mendidik.
Pihak UPT Situ Bagendit berharap kolaborasi positif antara institusi pendidikan seperti pesantren dengan pengelola objek wisata dapat terus terjalin di masa depan demi memajukan pariwisata daerah.
Selain untuk mempererat ukhuwah, lanjut Wawan Kulnaidin, peringatan tahun baru islam di kawasan Situ Bagendit ini dapat menjadi momentum yang sangat baik untuk menggeliatkan sektor pariwisata.
”Kami berupaya menggabungkan konsep religi dan rekreasi agar wisatawan tidak hanya beribadah, tetapi juga menikmati fasilitas wisata yang ada dan berbelanja produk UMKM kita,” ujar Wawan Kulnaidin.
Sang Nahkoda Situ Bagendit Wawan Kulnaidin optimis, tingginya tingkat kunjungan ini berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor tiket masuk, retribusi parkir, serta perputaran ekonomi di lingkungan destinasi wisata.
Wawan Kulnaidin berharap, melalui inovasi kegiatan seperti ini, objek wisata Situ Bagendit dapat terus menjadi destinasi unggulan yang membawa manfaat ganda antara lain memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga dan pendapatan daerah.
”Kami berupaya bagaimana cara memberikan informasi dan promosi kepada semua kalangan untuk berkunjung dan melakukan kegiatan di wisata situ bagendit, supaya bisa meningkatkan target PAD,” pungkas Wawan Kulnaidin.
( Penulis: Agus YL )
