Penasakti.com // Indonesia – Alat tenun adalah alat yang digunakan untuk menenun kain dan permadani.



Proses pembuatan kain tenun dengan alat ini cukup rumit sehingga dapat memakan waktu berbulan bulan.
Itulah sebabnya harga selembar kain tenun yang dihasilkan dari alat tenun tradisional ini cukup mahal.
Masyarakat Indonesia sangat menjunjung adat istiadat dan warisan leluhur.
Terbukti dengan kelestarian berbagai peninggalan dari zaman nenek moyang hingga kini.
Tenun merupakan kain khas suatu daerah dengan motif tradisional. Proses pembuatannya berasal dari serat benang berbahan alami yang cukup tebal.
Itulah sebabnya teknik pembuatannya ini bisa menghasilkan kain yang kokoh.
Fakta mengejutkan pertama adalah, terdapat 29 Provinsi di Indonesia yang memproduksi tenun.
Meski memiliki corak berbeda namun prinsip kerja dan tekniknya sama.
Indonesia tidak ingin menyiakan keberadaan salah satu warisan budaya ini. Supaya tidak diklaim Negara lain saat ini sedang diusulkan ke UNESCO untuk memasukkan kain ini sebagai warisan asli Indonesia.
Warisan tradisional ini lebih banyak digunakan untuk upacara keagaman, pernikahan, pesta, penyambutan tamu dan semacamnya.
Salah satu tempat sebut saja Baduy merupakan sebutan yang melekat pada orang-orang yang tinggal disekitar kaki gunung kendang di desa kanekes, kecamatan leuwidamar kabupaten lebak provinsi banten.
Keunikan mereka terlihat dalam cara berpakaian, keseragaman bentuk rumah, pengunaan Bahasa, kepercayaan ada dan istiadat.
Dan mereka kesehariannya Bertani dan perempuannya menenun tidak kalah kualitas hasil tenunan Perempuan baduy yang sangat bagus dan menarik.
Betapapun sederhananya bentuk, bahan, pola hias, dan tekhnik pemuatannya, tenun baduy merupakan benda budaya yang bukan hanya didasari funsi saja tetapi juga merupakan perwujudan dari nilai-nilai tradisi, adat istiadat, Sejarah dan kekayaan alam yang merupakan cerminan dari budaya mereka.
Pada masa Kerajaan pajajaran Masyarakat baduy setiap tahun sudah biasa memberikan persembahan 10 pikul kapas kepada Kerajaan dan tradisi pembuatan kain dari bahan kapas dinyatakan sudah ada sejak masa tersbut, ada yang beranggapan bahwa busana orang baduy saat ini merupakan busana yang digunakan oleh Masyarakat jawa barat pada masa silam.
(Penulis Rudy Januar)