Kab bandung || Penasakti.com – Kronologis Kejadian Pengeroyokan dipicu oleh kesalahpahaman antara warga luar dengan salah satu Pekerja harian lepas JNT Cargo Gateway BDO Bandung Jalan Moch Toha Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.

Pasalnya, kedua Pekerja Bongkar Muat Buruh Harian Lepas dibawah naungan salah satu Vendor PT. JNT Cargo Gateway BDO Bandung tersebut membeli Air Aqua Botol di luar area Perusahaan pada tanggal 09 Mei 2026 lalu. Karena tidak ada air yang disediakan oleh Pihak JNT.

Namun ada salah satu warga yang iseng dengan mem video kan Nopol motor AL salah satu Buruh harian lepas PT. JNT Cargo Gateway BDO Bandung, ketika ia membeli Air Aqua Botol jalan Moch Toha.
Tidak terima dengan perlakuan salah satu warga tersebut, AL pertanyakan apa maksud nya memvideokan Plat motornya, tiba – tiba warga tersebut menarik baju AL.
Hingga terjadilah percekcokan dan baku hantam, bahkan sempat datang ke Perusahaan untuk perencanaan Pengeroyokan kembali, bahkan berujung ke Pelaporan di Mapolsek Dayeuhkolot Polresta Bandung Polda Jawa Barat.
Sangat disayangkan sekelas Perusahaan Ekspedisi yang sudah ternama bahkan JNT Cargo sudah ada di Asia terbaik dibidang logistik, akan tetapi untuk air minum saja menurut pekerja Buruh harian Lepas perusahaan tidak mampu, ada pun air itu menjelang subuh.
Ironisnya lagi, kalau pun air itu ada yang disediakan oleh PT. JNT Cargo Gateway BDO Bandung, bukan air yang memenuhi standarisasi, air galon nya bukan air yang tutup nya disegel, tapi selama ini yang tersedia adalah Air Galon Isi Ulang.
Bukan hanya air minum saja, menjadi permasalahan antara PT. JNT Cargo Gateway BDO Bandung, akan tetapi kesejahteraan para Buruh harian lepas yang bernaung dibawah perusahaan Vendor sangat memprihatinkan, upah mereka minum dari 105 ribu sampai 115 ribu yang mereka Terima setiap hari
Sementara para pekerja kuli Buruh harian lepas PT. JNT Cargo Gateway BDO Bandung yang berada di Pergudangan PANASIA Jalan Moch Toha Kelurahan Pasawahan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung tersebut dituntut untuk kerja Extra dan penuh tekanan juga tanggung jawab yang berat.
Kuli bongkar muat untuk 1 hari perorang ditarget 5 ton Per shif nya, sedangkan fasilitas air minum saja Perusahaan tidak mampu, dan tidak terpikirkan oleh management Perusahaan selama ini, bagaimana harus nya mereka ketika melakukan aktivitas bongkar muat.
Ini yang mesti diperhatikan oleh Management Perusahaan, PT JNT Cargo Gateway BDO Bandung, terutama kesejahteraan dan Kesehatan para kuli bongkar muat tersebut, bukan keuntungan semata yang dipikirkan.
(Red)