Riau Kondusif
Riau || Penasakti.com – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau H. Nasaruddin, SH,MH. dalam seruan nya mengajak para OKP terkhusus yang tergabung di KNPI untuk bersama – sama kita jaga kondusifitas dan Keamanan di Provinsi Riau yang kita Cintai ini.
Paskah Demonstrasi yang telah dilakukan oleh adek – adek mahasiswa pada tanggal 25 Agustus sampai dengan 1 September 2025 lalu, berjalan dengan damai dan tidak terjadi Anarkis.
Nasruddin mengucapkan terimakasih banyak kepada adek – adek Mahasiswa yang ada di Provinsi Riau, yang telah menyampaikan Aspirasi nya secara damai.
Ia pun berharap kepada seluruh teman – teman OKP untuk tidak terprovokasi dengan isu – isu yang akan merusak dan mengadu domba sesama anak bangsa.
Selasa 2 September 2025 KNPI Riau bersama Lintas OKP se Provinsi Riau bersama menandatangani Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia di Wareh Kupie jalan Arifin Ahmad.
1), Menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai dengan undang-undang yang berpaku di RI.
2), Menghimbau seluruh anak bangsa dan pemuda indonesia untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
3), Menghimbau seluruh anak bangsa dan pemuda indonesia menjaga soliditas keragaman, suku dan bahasa dan menghindari provokasi dan anarkis demi stabilitas nasional.
4), Mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk memberikan kepercayaan penuh kepada kepemimpinan nasional Prabowo Gibran.
5), Pemuda Indonesia meminta kepada elit politik dan pejabat publik dari pusat hingga daerah, untuk mencerminkan nilai-nilai moral yang baik dan memberikan perhatian khusus terhadap rakyat yang tidak mampu di seluruh lapisan masyarakat di Indonesia.
6), Pemuda Indonesia turut berbela sungkawa atas wafatnya Affan dan Para Pejuang Demokrasi di seluruh Indonesia serta meminta kepada Aparat Hukum untuk transparan dalam penanganan kasus Affan dan seluruh aktivis di Indonesia.
7), mereka juga meminta kepada Aparat TNI dan Polri untuk tidak refresif dalam menangani penyampaian aspirasi, sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku.
8), Pemuda Indonesia meminta kepada akademisi, pengamat politik dan hukum serta NGo dan insan pers agar berhati-hati memberikan pendapat yang dapat memecah persatuan dan kesatuan anak bangsa.
Nazaruddin mengatakan piagam ini lahir dari bentuk keprihatinan kita terhadap kondisi nasional yang tengah bergejolak akibat maraknya aksi massa di sejumlah daerah.
“Dan kita menyuarakan bahwa piagam ini untuk bangsa dan negara Indonesia’.
Syukur alhamdulillah Riau masih dalam situasi terkendali, tidak luput dari peran aparat penegak hukum, TNI dan Polri, serta dukungan gubernur dan kepala daerah yang ada di Riau, pungkasnya.
“Nasruddin berharapkan bahwa suara dari Provinsi Riau bisa menjelaskan ke seluruh Indonesia di sini kita aman dan tentram. Mari sampaikan aspirasi sesuai aturan perundangan, jangan sampai terjadi anarkis, tegasnya.
Menyoal kabar penangkapan seorang mahasiswa Universitas Riau (Unri) oleh Polda Metro Jaya setelah mengikuti aksi Demonstrasi di DPR RI beberapa waktu lalu, Nasruddin juga berharap agar adek – adek kami dikeluarkan.
(Misrawansyah, S.P,)