Garut – Penasakti.com // Lapangan sepak bola Desa Cigadog, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat kini kondisinya sangat memprihatinkan.

Fasilitas olahraga yang menjadi pusat kegiatan warga tersebut terancam rusak total akibat pengikisan tanah yang kian parah.

Pantauan di lokasi menunjukkan, area pinggir lapangan terus tergerus air hujan karena tidak adanya infrastruktur penahan tanah yang memadai.
Kondisi ini membuat luas lapangan semakin menyusut dan membahayakan keselamatan warga maupun anak-anak yang sedang beraktivitas di sana.
Ayi, salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama. Setiap kali hujan deras turun, debit air yang tinggi langsung mengikis dinding tanah di tepian lapangan.
“Kami sangat berharap ada bantuan pembangunan TPT supaya tanah di sekitar lapangan tidak terus amblas. Selain itu, lapangan juga membutuhkan urugan tanah agar kembali rata dan nyaman digunakan masyarakat,” ujarnya.
Warga sangat berharap ada respons cepat dan tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) untuk menghentikan abrasi tanah yang semakin meluas.
Selain untuk menyelamatkan fasilitas publik, pembangunan TPT juga dinilai penting guna mengamankan area sekitar lapangan dari ancaman longsor yang bisa berdampak pada akses jalan atau pemukiman warga di sekitarnya.
Menurutnya, lapangan sepak bola tersebut bukan hanya sekadar tempat bermain, melainkan ruang pembinaan karakter, kebersamaan, dan bakat generasi muda di bidang olahraga. Ia meyakini banyak pemuda Cigadog memiliki potensi besar yang dapat berkembang apabila ditunjang fasilitas yang memadai.
“Anak-anak di sini punya semangat dan bakat yang luar biasa dalam sepak bola. Jangan sampai potensi mereka terhambat hanya karena fasilitas yang tidak layak. Kami ingin lapangan ini menjadi tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi dari desa,” pungkasnya.
( Penulis: Agus YL / Sumber Irfan Mansyur )
