Penulis : Hafidz Fatur Rahman
Purwokerto || Penasakti.com – Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto menggelar kegiatan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-11 KMNU Unsoed yang dilaksanakan di Pendopo ISNU, Senin (18/5/2026).

Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan KMNU Unsoed yang telah memasuki usia ke-11 tahun.
Ketua Umum KMNU Unsoed, Anisa Kafi Istiqomah menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai refleksi perjalanan KMNU Unsoed sekaligus momentum penting bagi kader dan alumni.
“Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan organisasi, mempererat silaturahim antar kader dan alumni, serta memperkuat semangat kaderisasi dan keberlanjutan organisasi,” ujarnya.
Kafi, sapaan akrabnya menyatakan bahwa kegiatan ini sebagai momentum untuk menjaga kekompakan dan solidaritas antar anggota, serta terus berinovasi dalam setiap program kerja.
“Mari kita tingkatkan kualitas diri serta aktif berkontribusi dalam kemajuan organisasi,” ucapnya.
Ia mengatakan, seluruh kegiatan menggambarkan kuatnya semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang telah menjadi ciri khas KMNU Unsoed.
Rais Syuriyah Purwokerto Utara, Kiai Soimun mengharapkan agar kegiatan refleksi perjalanan KMNU Unsoed ini dapat dijadikan agenda rutin.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai strategis sebagai sarana mempererat silaturahim, memperkuat kebersamaan, serta memperteguh semangat pengabdian dan inovasi dalam tubuh organisasi.
“Dengan menjadikannya agenda rutin, KMNU Unsoed diharapkan mampu menjaga soliditas kader dan alumni, serta terus melahirkan inovasi,” ungkapnya.
Ia mengungkap, pentingnya kesinambungan kegiatan yang tidak hanya berfungsi sebagai perayaan usia organisasi, tetapi juga sebagai ruang evaluasi, penguatan visi, dan pengembangan gagasan baru.
Ketua Ansor Purwokerto Utara, Riswanto, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antar komponen Nahdlatul Ulama, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Kolaborasi lintas sektor antar komponen NU, baik di kampus maupun masyarakat, sangatlah penting. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadirkan gerakan yang lebih kuat dan bermanfaat,” katanya.
Menurutnya, kerja sama yang terjalin secara sinergis akan memperkuat peran NU dalam menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas jangkauan dakwah dan pengabdian sosial.
“Dengan keterlibatan aktif seluruh komponen, NU diharapkan mampu menghadirkan gerakan yang lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh pengurus Departemen Nasional KMNU Pusat, alumni, anggota dan pengurus serta tak lupa pula UKM keagamaan yang terlibat diantaranya PMII, HMI, dan IMM.
(Dilansir oleh Ikbal Khomsi)
