Lagi – lagi terjadi korban keracunan MBG kepada puluhan siswa masal di Kecamatan Kadungora Garut
Garut – Penasakti.com // Lebih dari 50 pelajar dan satu orang Guru di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Geratis ( MBG ).

Dari pengakuan sejumlah siswa, mereka mengalami pusing, mual, muntah hingga sesak nafas setelah menyantap menu makan bergizi di sekolah pada Selasa ( 30/09/2025 ).

Puluhan siswa tersebut selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Kadungora dengan kendaraan pribadi maupun ambulance untuk segera mendapatkan perawatan medis.

Selain puluhan siswa, gejala keracunan yang diduga dampak menu MBG juga dialami salah satu guru. Dengan masih mengenakan seragam dinas, satu orang Guru terlihat ikut terbaring di salah satu ruang perawatan Puskesmas Kadungora.
Kepala Puskesmas Kadungora Noni Cahyana membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima puluhan pasien dari sejumlah sekolah yang mengalami gejala mirip keracunan.
Guna penanganan, Noni berujar, petugas medis kemudian segera melakukan tindakan diantaranya, pemeriksaan kondisi, pemasangan infus dan pencegahan dehidrasi.
”Kurang lebih 60 yang saat ini kami tangani, untuk yang memiliki riwayat penyakit jantung langsung kami kirim ke Rumah Sakit”, ujarnya.
Dugaan sementara, lanjut Noni, para pelajar ini mengalami keracunan setelah meminum susu kemasan dari menu MBG di sekolah. Namun pihaknya belum bisa memastikan lantaran harus menunggu hasil uji dari sample susu tersebut.
Kejadian ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya belasan siswa di Kecamatan Kadungora juga dirawat di Puskesmas Kadungora dengan mengalami gejala mirip keracunan usai menyantap makan bergizi geratis di sekolah.
Namun hingga saat ini, pihak Puskesmas Kadungora belum bisa memberikan keterangan resmi terkait hasil uji sample makanan pada peristiwa yang pertama hingga kejadian serupa kini terulang lagi.
”Hasil ujinya belum keluar, butuh proses agak lama karena dilakukan di Bandung”, pungkas Noni Cahyana.
( Penulis : Agus Yuliantoro )